Undangan pernikahan Batak yang lengkap memuat nama kedua mempelai beserta marga atau boru, nama orang tua dari kedua pihak, acara pemberkatan atau akad dan pesta adat (ulaon unjuk) yang ditulis terpisah, serta lokasi yang jelas. Ulos, gorga, dan palet merah-hitam-putih jadi bahasa visualnya. Di undangan digital adat Batak, semua itu muat dalam satu link yang gampang dikirim ke keluarga besar, dari Medan sampai perantauan.
Di artikel ini kamu dapat tabel isi wajib, tiga contoh teks siap salin, cara menulis marga dan boru, ucapan untuk pengantin, dan contoh nyata di tema Aruma – Batak.
Isi Wajib Undangan Pernikahan Batak
Pernikahan Batak adalah urusan dua keluarga besar, bukan cuma dua orang. Karena itu, undangannya perlu menjawab dua pertanyaan tamu sekaligus: siapa anak siapa, dan acara mana yang harus didatangi.
| Elemen | Contoh tulisan | Kenapa penting |
|---|---|---|
| Nama mempelai + marga/boru | Putri br. Sitompul & Dika Nainggolan | Kerabat mengenali garis keturunan dari marganya |
| Orang tua kedua pihak | Putri dari Bapak J. Sitompul dan Ibu R. br. Simanjuntak | Keluarga besar menghubungkan undangan ke kerabatnya lewat nama orang tua |
| Pihak yang mengundang | Keluarga Besar Nainggolan (paranak) & Keluarga Besar Sitompul (parboru) | Menunjukkan bahwa kedua keluarga yang mengundang |
| Acara 1 | Pemberkatan Nikah / Akad Nikah (sesuai agama), tanggal, jam, tempat | Tamu tahu jadwal dan lokasi acara keagamaannya |
| Acara 2 | Pesta Adat (Ulaon Unjuk), tanggal, jam, gedung | Acara adat tempat keluarga besar berkumpul dan ulos diberikan |
| Tuan rumah pesta | "Pesta adat dialap jual, di pihak parboru" | Menjelaskan di pihak mana pesta digelar |
| Lokasi | Alamat lengkap + link Google Maps | Tamu dari luar kota tidak tersesat |
| Konfirmasi kehadiran | RSVP di undangan | Membantu memperkirakan jumlah tamu pesta adat |
Beberapa istilah di tabel itu perlu penjelasan singkat:
- Paranak adalah pihak keluarga mempelai laki-laki, parboru pihak keluarga mempelai perempuan. Keduanya muncul berulang dalam tahapan adat, misalnya saat paulak une, ketika paranak dan kedua mempelai berkunjung ke pihak parboru (jurnal Anthropos, Universitas Negeri Medan).
- Pesta unjuk (ulaon unjuk) adalah pesta adat pernikahannya. Penelitian yang sama mencatat bahwa di Kota Medan sebagian besar pesta adat kini digelar sebagai ulaon sadari, yaitu rangkaian adat yang dituntaskan dalam satu hari.
- Dialap jual berarti pesta digelar di pihak pengantin perempuan, sedangkan ditaruhon jual berarti pesta digelar di pihak pengantin laki-laki. Tempatnya diputuskan lewat musyawarah kedua keluarga (Wikipedia: Dialap / Ditaruhon Jual).
Kalau kamu masih menyusun jam per acaranya, panduan susunan acara pernikahan membantu membagi waktu antara acara keagamaan dan resepsi.
Contoh Teks Undangan Pernikahan Batak (Siap Salin)
Tiga versi di bawah ini bisa langsung kamu salin lalu ganti nama, tanggal, dan tempatnya. Nama dan data di contoh ini fiktif. Untuk variasi kalimat pembuka dan penutup lain, lihat kumpulan kata-kata undangan pernikahan.
1. Versi formal
Horas!
Dengan penuh sukacita, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i
untuk hadir dan memberi doa restu pada pernikahan anak kami:
Putri br. Sitompul
Putri kedua dari Bapak J. Sitompul dan Ibu R. br. Simanjuntak
dengan
Dika Nainggolan
Putra pertama dari Bapak M. Nainggolan dan Ibu L. br. Siregar
Pemberkatan Nikah / Akad Nikah
Sabtu, 14 November 2026, pukul 09.00 WIB
[Nama tempat], [Kota]
Pesta Adat (Ulaon Unjuk)
Sabtu, 14 November 2026, pukul 11.00 WIB sampai selesai
[Nama gedung], [Kota]
Merupakan kehormatan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i
berkenan hadir.
Kami yang berbahagia,
Keluarga Besar Nainggolan dan Keluarga Besar Sitompul
2. Versi singkat untuk grup WhatsApp keluarga
Horas, keluarga!
Dengan sukacita kami kabarkan pernikahan
Putri br. Sitompul & Dika Nainggolan.
Pemberkatan/akad: Sabtu, 14 November 2026, 09.00 WIB
Pesta adat: Sabtu, 14 November 2026, 11.00 WIB
Lokasi, peta, dan konfirmasi kehadiran ada di undangan berikut:
[link undangan]
Terima kasih atas doa dan kehadirannya.
Versi singkat ini paling enak dikirim bersama link undangan. Cara menyebarnya tanpa terkesan spam ada di panduan undangan digital lewat WhatsApp.
3. Versi pesta adat (mencantumkan paranak dan parboru)
Horas!
Kami keluarga besar kedua pihak mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i
ke pesta adat pernikahan (ulaon unjuk) putra-putri kami:
Dika Nainggolan
Putra dari Bapak M. Nainggolan dan Ibu L. br. Siregar
(paranak)
dan
Putri br. Sitompul
Putri dari Bapak J. Sitompul dan Ibu R. br. Simanjuntak
(parboru)
Pesta adat dialap jual, digelar di pihak parboru:
Sabtu, 14 November 2026, pukul 11.00 WIB sampai selesai
[Nama gedung], [Alamat lengkap]
Atas kehadiran dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Keluarga Besar Nainggolan & Keluarga Besar Sitompul
Kalau pestanya ditaruhon jual, cukup ganti baris tuan rumah menjadi "digelar di pihak paranak". Kalimat utuh berbahasa Batak sengaja tidak kami pakai. Kalau keluarga ingin menambahkan umpasa atau sapaan adat, minta tetua keluarga atau raja parhata yang menuliskannya supaya tata bahasanya tepat.
Cara Menulis Marga, Boru, Paranak, dan Parboru
Marga adalah identitas yang paling dicari kerabat saat membaca undangan Batak. Supaya rapi dan tidak menyinggung siapa pun:
- Mempelai laki-laki: nama lalu marga, misalnya "Dika Nainggolan".
- Mempelai perempuan: nama, lalu "br." (boru), lalu marga, misalnya "Putri br. Sitompul". Singkatan "br." umum dipakai dan tetap mudah dibaca di layar HP.
- Orang tua: tulis marga ayah, dan cantumkan boru ibu, misalnya "Ibu R. br. Simanjuntak". Dari boru ibu, kerabat tahu dari keluarga mana ia berasal.
- Pihak yang mengundang: sebut kedua keluarga besar. Kalau mau lebih jelas, tambahkan keterangan paranak dan parboru seperti di contoh ketiga.
- Acara: pisahkan pemberkatan/akad dan pesta adat, terutama kalau tempat atau harinya berbeda, supaya tamu tidak salah datang.
- Istilah adat: tambahkan penjelasan satu kalimat untuk tamu yang bukan orang Batak, misalnya "ulaon unjuk (pesta adat pernikahan)".
Batak Toba, Karo, Simalungun, Mandailing, dan Pakpak punya kebiasaan penamaan dan sebutan yang tidak selalu sama. Sebelum undangan disebar, minta orang tua atau tetua keluarga mengecek ejaan marga dan urutan namanya.
Ulos, Gorga, dan Merah-Hitam-Putih di Undangan Digital
Ulos adalah kain tenun khas Batak, dan perannya di pernikahan jauh lebih dari sekadar hiasan. Kajian dalam jurnal English Review (Universitas Kuningan) mencatat bahwa mangulosi, yaitu memberikan ulos, melambangkan berkat, kasih sayang, dan harapan, dan menjadi bagian terpenting pesta adat pernikahan Batak Toba. Jenis ulos tertentu seperti Ragidup dikaitkan dengan doa untuk kebahagiaan, keturunan, dan umur panjang. Booklet Mengenal Ulos di repositori Kemendikdasmen membahas ulos sebagai warisan budaya takbenda yang mencerminkan ekspresi budaya masyarakat Batak.
Gorga adalah ornamen ukir khas rumah adat Batak, biasanya bermain di warna merah, putih, dan hitam. Tiga warna inilah yang paling cepat membuat sebuah undangan terasa "Batak" bahkan sebelum tamu membaca namanya.
Saran praktis kalau kamu mencari gambar ulos untuk undangan:
- Pakai foto ulos milik keluarga sendiri. Foto prewedding dengan ulos, atau ulos warisan yang difoto di atas meja, jauh lebih bermakna daripada gambar yang diambil dari internet, dan bebas masalah hak cipta.
- Tanyakan jenis ulosnya. Karena tiap jenis punya makna dan pemakaiannya sendiri, tanyakan ke keluarga sebelum menulis keterangan foto.
- Biarkan tema yang membawa gorga. Kalau tema undanganmu sudah memakai ornamen ukir dan palet merah-hitam-putih, galeri cukup diisi foto, tanpa tambahan bingkai bermotif.
Contoh Nyata: Tema Aruma – Batak
Abadikan punya tema khusus Batak, yaitu Aruma – Batak, varian bertema Batak dari tema Aruma. Halaman utamanya berupa ruangan rumah adat dengan ornamen ukir dan kain tenun, dan setiap objek di ruangan itu membuka satu bagian undangan. Kamu bisa mencobanya langsung di demo tema Aruma – Batak.

Kalau ingin membandingkan dengan pilihan lain, lihat koleksi tema undangan digital adat Batak. Harga mengikuti paket, bukan tema: mulai dari Rp299.000 untuk paket Kenalan, dan rinciannya ada di halaman harga paket undangan.
Begini urutan mengisinya di dashboard, mengikuti nama menu di panduan Abadikan:
- Tema. Buka Isi undangan › Tema. Kalau undanganmu sudah memakai Aruma, langsung pilih varian Batak di Varian tampilan; varian bisa diganti kapan saja tanpa menghapus isi undanganmu. Kalau masih memakai tema lain, pilih Aruma dari daftar Pilih tema selama mencoba di studio, atau lewat Ganti tema setelah undangan dibayar (panduan ganti tema).
- Data mempelai. Buka Isi undangan › Data mempelai, lalu isi kartu Mempelai pria dan Mempelai wanita. Kolom Nama lengkap menampung sampai 80 karakter, cukup untuk nama beserta marga atau boru, dan kolom Orang tua & keterangan untuk nama orang tua. Di kartu Urutan tampil kamu memilih Pria dulu atau Wanita dulu, dan di Kata pembuka kamu bisa menulis sapaan seperti "Horas!" (panduan data pengantin).
Di bagian ini kamu menulis nama lengkap beserta marga/boru dan orang tua.
Demo memakai nama contoh tanpa marga. Di undanganmu, kolom yang sama diisi misalnya "Putri br. Sitompul" dan "Putri kedua dari Bapak J. Sitompul dan Ibu R. br. Simanjuntak". - Acara & lokasi. Buka Isi undangan › Acara & lokasi. Tambah kartu lewat Akad Nikah, Resepsi, atau Acara lain, lalu tulis Nama acara sesukamu, misalnya "Pemberkatan Nikah" dan "Pesta Adat (Ulaon Unjuk)". Isi tanggal, jam (centang Sampai selesai untuk pesta adat), tempat, alamat, dan link Google Maps. Khusus tema Aruma, nyalakan Tamu pilih acara saat RSVP supaya tamu bisa memilih acara mana yang akan mereka hadiri; syaratnya minimal dua acara tampil di pilihan RSVP (panduan acara).
- Galeri. Buka Isi undangan › Galeri foto dan unggah foto prewedding atau foto ulos keluarga. Paket Kenalan dibatasi 10 foto tanpa video YouTube; paket Janjian dan Full Custom tidak dibatasi jumlah fotonya dan bisa menambah video (panduan galeri).
Ucapan untuk Pengantin Batak
Menerima undangan Batak dan bingung mau menulis apa? Ini beberapa ucapan siap kirim, tinggal ganti namanya:
- Untuk kerabat: "Horas! Selamat atas pernikahan Putri dan Dika. Semoga rumah tangga kalian penuh berkat, rukun, dan jadi kebanggaan kedua keluarga besar."
- Untuk kerabat dekat: "Horas, Dika dan Putri! Selamat memulai hidup baru. Semoga kasih sayang kalian sekuat tenunan ulos dan makin erat seiring waktu."
- Untuk teman: "Selamat menikah, Putri & Dika! Semoga pesta adatnya lancar, capeknya terbayar, dan kalian selalu kompak sampai tua."
- Untuk rekan kerja: "Selamat atas pernikahannya, Dika. Semoga menjadi keluarga yang bahagia, sehat, dan diberkati selalu. Horas!"
- Untuk orang tua mempelai: "Horas, Bapak dan Ibu Sitompul! Selamat atas pernikahan Putri. Semoga sukacita hari ini menjadi berkat bagi seluruh keluarga."
- Singkat dan hangat: "Horas! Selamat menempuh hidup baru. Semoga dikaruniai kebahagiaan, keturunan, dan umur panjang."
Di undangan digital, tamu bisa menulis ucapan atau doa seperti ini (maksimal 500 karakter) saat mengisi RSVP. Di tema Aruma, ucapan tampil sebagai gelembung di undangan, dan semuanya terkumpul di tab Ucapan & doa pada menu RSVP & ucapan di dashboard (panduan ucapan tamu).
Pertanyaan yang Sering Ditanya
Ucapan untuk orang menikah Batak apa?
Ucapan yang paling umum diawali sapaan "Horas!", lalu disusul doa untuk rumah tangga yang rukun, penuh berkat, dikaruniai keturunan, dan panjang umur. Sesuaikan dengan kedekatanmu: lebih formal untuk orang tua mempelai, lebih santai untuk teman. Kalau undangannya digital, kamu bisa menulis ucapan sekalian saat mengisi RSVP.
Apa bedanya paranak dan parboru di undangan?
Paranak adalah pihak keluarga mempelai laki-laki, sedangkan parboru adalah pihak keluarga mempelai perempuan. Di undangan, keduanya biasanya disebut sebagai keluarga besar yang mengundang. Keterangan paranak dan parboru juga membantu tamu memahami di pihak mana pesta adat digelar, apakah dialap jual atau ditaruhon jual.
Perlukah pemberkatan atau akad dan pesta adat dipisah di undangan?
Perlu, terutama kalau tempat atau jamnya berbeda. Tulis keduanya sebagai acara terpisah, masing-masing dengan tanggal, jam, tempat, dan peta. Tamu jadi tahu acara mana yang harus mereka datangi. Di undangan digital, tiap acara bisa punya kartu dan link Google Maps sendiri, sehingga tidak ada yang salah alamat.
Bolehkah memakai gambar ulos di undangan digital?
Boleh, dan paling baik memakai foto ulos milik keluarga sendiri, misalnya ulos warisan atau foto prewedding dengan ulos. Hindari gambar ulos yang diambil sembarangan dari internet karena urusan hak cipta dan karena tiap jenis ulos punya makna. Tanyakan jenis dan maknanya ke keluarga sebelum menulis keterangan foto.
Apakah ada tema undangan digital Batak?
Ada. Abadikan punya tema Aruma – Batak, varian bertema Batak dari tema Aruma, dengan halaman utama berupa ruangan rumah adat berornamen ukir dan kain tenun. Setiap objek di ruangan itu membuka bagian undangan seperti profil mempelai, acara, galeri, dan RSVP. Kamu bisa mencobanya dulu lewat demo Aruma – Batak.
Siap Menyusun Undangan Pernikahan Batakmu?
Undangan Batak yang baik menjawab siapa yang menikah, dari keluarga mana, dan acara mana yang harus didatangi, lalu membiarkan ulos dan gorga bercerita lewat tampilannya. Salin salah satu contoh teks di atas, cek ejaan marga bersama keluarga, lalu masukkan ke tema yang nuansanya pas.
Kalau pernikahanmu adat campuran, bandingkan juga dengan undangan digital adat Jawa dan undangan digital adat Minang, atau jelajahi kumpulan tema undangan digital untuk pilihan lainnya.
Lihat tema undangan digital adat Batak, atau coba dulu demo Aruma – Batak untuk merasakan sendiri cara tamu membuka undanganmu.
Suka artikel ini? Bagikan ke teman.



